Minggu, 06 Mei 2018 12:07 WITA

Menjelajah Sejarah Kecap Bango dalam Warisan Kuliner Nusantara di FJB 2018 Makassar

Editor: Nur Hidayat Said
Menjelajah Sejarah Kecap Bango dalam Warisan Kuliner Nusantara di FJB 2018 Makassar
Bagian tengah galeri Warisan Kuliner Nusantara.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Festival Jajanan Bango (FJB) 2018 hadir di Makassar. Helatan pameran kuliner akbar ini dipusatkan di Lapangan Karebosi, Sabtu-Minggu, 5-6 Mei 2018.

Di area pameran, selain menghadirkan puluhan tenant kuliner otentik Indonesia, PT Unilever juga menghadirkan galeri unik bertema Warisan Kuliner Nusantara. Galeri di pintu barat Lapangan Karebosi ini secara interaktif menghadirkan sejarah 90 tahun jejak Kecap Bango di Indonesia sekaligus menyampaikan misi pelestarian kuliner nusantara yang selalu diusung dari tahun ke tahun.

Menjelajah galeri Warisan Kuliner Nusantara, membawa pengunjung larut dalam perjalanan menyenangkan. 

Di pintu masuk, pengunjung diajak mengenali Kecap Bango melalui sejarah perjalanannya selama 90 tahun. 

Perjalanan Kecap Bango ternyata dimulai sejak 1928 dari sebuah industri rumahan yang digagas Tjoa Pit di Citadel Tangerang. 

Kecap Bango, awalnya dijajakan di garasi rumah, hingga berhasil membangun pabrik dan dipasarkan ke pulau lain di Indonesia pada 1950. 

Menjelajah Sejarah Kecap Bango dalam Warisan Kuliner Nusantara di FJB 2018 Makassar

Bagian depan galeri.

"Hingga akhirnya diambil alih PT Unilever pada tahun 2001 dan akhirnya menjadi merek terdepan di pasar kecap saat ini," kata Nando Kusuma, Senior Brand Manager Bango, pada pembukaan Festival Jajanan Bango 2018 di Makassar, Sabtu (5/5/2018).

Selanjutnya, di sisi kiri, pengunjung dipertemukan dengan Malika. Yah, betul, kedelai hitam yang terkenal lewat iklan Kecap Bango. 

Masuk lebih dalam ke Galeri Kuliner Nusantara, pengunjung diperbolehkan mencicipi kedelai Malika rebus yang belum diolah menjadi kecap. Sekaligus dapat melihat tahap pengolahan kedelai Malika menjadi kecap.

Di tahap pertama kedelai hitam difermetasi padat dengan bahan-bahan lain. Proses ini  berlangsung 2-4 hari. Penggunaan kedelai hitam ini yang membedakan Kecap Bango dengan merek kecap lain yang menggunakan kedelai kuning.

Menjelajah Sejarah Kecap Bango dalam Warisan Kuliner Nusantara di FJB 2018 Makassar

Bagian kiri galeri.

Tahap kedua ekstrak kedelai yang telah difermentasi, dimasak dengan gula kelapa selama 2-3 jam higga matang lalu disaring sebelum dikemas. Tahap ketiga, setelah didinginkan dan disaring, kecap akan dikemas dan didistribusikan ke konsumen setia.

Lebih ke dalam lagi, di sisi kanan ada ragam kuliner dari barat ke timur nusantara. Kuliner-kuliner khas dari penjuru nusantara ditampilkan di sebuah papan informasi. Mulai dari mi aceh dari Aceh, pindang ikan patin dari Palembang,  tahu sumedang dari Jawa Barat, sate ayam dari Jawa Timur,  ayam taliwang dari Lombok, ikan bakar parape asal Makassar, ikan bakar colo-colo dan kohu-kohu asal Maluku, dan soto banjar dari Kalimantan. Di papan informasi ini, setiap makanan khas dilengkapi dengam resep dan cara pengolahan menu. 

Bukan hanya dipajang, makanan-makanan ini dapat dinikmati langsung di tenant-tenant kuliner khas nusantara yang ada diarea FJB 2018. 

"Kita ada nasi pindang Pak Ndut, kepala manyung Bu Fat Semarang, nasi goreng kebon sirih, bebek sinjay Madura, mi aceh yang mungkin tidak bisa didapat di sini pada hari-hari biasa," ujar Nando.

Menjelajah Sejarah Kecap Bango dalam Warisan Kuliner Nusantara di FJB 2018 Makassar

Bagian dalam galeri.

Di sisi kiri area tengah galeri, ada makanan khas nusantara yang sangat identik dengan penggunaan kecap, soto. Lewat papan informasi, pengunjung  disajikan secara detail informasi mengenai jenis-jenis soto di Indonesia hingga ciri khas olahan masing-masing.  

Terakhir, pengunjung dimanjakan dengan beragam rempah-rempah yang ada dalam kuliner nusantara. Di bagian belakang galeri ada tempat khusus bagi pengunjung yang ingin melakukan  tebak rempah dengan mengandalkan indra penciuman. Di bagian ini, ada 30 macam rempah yang bisa disentuh dan dicium langsung oleh pengunjung.

Berita Terkait