Minggu, 07 Januari 2018 12:37 WITA

Ini yang Terjadi Jika Anda Ambil Souvenir Dari Kamar Hotel!

Editor: Suriawati
Ini yang Terjadi Jika Anda Ambil Souvenir Dari Kamar Hotel!
INT

RAKYATKU.COM - Saat bermalam di hotel, kita pasti akan menemukan berbagai souvenir yang menarik untuk dibawa pulang, mulai dari botol sampo dan kondisioner, sisir, hingga sandal.

Jika Anda pernah diam-diam membawa barang-barang tersebut ke rumah, maka hal itu wajar karena banyak orang yang melakukannya. 

Lagi pula, pelaku bisnis perhotelan sering tidak keberatan jika Anda mengambil barang-barang kecil seperti peralatan mandi. Tapi bagaimana dengan barang bagus seperti handuk dan jubah? Kalau yang itu tidak diperbolehkan, dan dianggap sebuah kejatahatan, bahkan bisa membawa Anda ke pengadilan.

Ambil contoh, kasus Bilikisu Dowodu, seorang wanita di Nigeria yang dijatuhi hukuman tiga bulan penjara pada tahun 2010 karena mencuri dua handuk dari Hotel Abuja Transcorp Hilton.

Meskipun ini kasus langka, dan Anda mungkin tidak akan ditangkap karena mencuri handuk hotel seperti Dowodu, tapi Anda berisiko menghadapi masalah lain karena itu, seperti di-black list dan dilarang masuk hotel favorit Anda.

Menurut NBC, sebagian besar hotel telah memiliki basis data komputer dengan "no stay list" yang dipenuhi pelanggan yang telah mencuri cangkir kopi terlalu banyak. Laporan tersebut mengatakan bahwa jaringan hotel akan berbagi tentang data pelanggan mereka dengan yang lain.

Tentu, mungkin tampak konyol bagi hotel untuk mulai melarang orang hanya karena mencuri souvenir, tapi pencurian kecil bisa berkembang dan menyebabkan kerusakan besar.

"Kami memiliki seorang tamu yang mencoba mengambil cermin besar dari kamar," kata John Bowen, dekan Conrad N. Hilton College of Hotel and Restaurant Management di University of Houston, pada ABC. "Orang menjadi cukup berani dalam apa yang mereka coba keluarkan."

Dia menambahkan bahwa properti kamar yang diaawasi kehilangan beberapa ratus dolar setiap bulan karena pencurian oleh tamu.

Tags