Sabtu, 16 Desember 2017 16:33 WITA

Mengintip Kerbau Mahal di Pasa' Tedong Toraja

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Mengintip Kerbau Mahal di Pasa' Tedong Toraja

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasa' Tedong sudah menjadi sentra transaksi kerbau terbesar di Sulawesi. Ratusan kerbau diperdagangkan dengan taksiran harga ratusan juta, bahkan sampai miliaran.

Pasar yang sejatinya bernama Pasar Bolu ini menawarkan kerbau atau Tedong saban Selasa dan Sabtu. "Harganya tergantung tanda (motif atau corak belang)-nya," ujar Toding, salah satu pemilik kerbau yang ditemui, Sabtu (16/12/2017).

Salah satu ciri khas kerbau yang dipasarkan di sini adalah corak belangnya. Masing-masing corak, kata Toding, punya makna tersendiri. 

Makna yang diajarkan turun temurun dari nenek moyang itulah, kata dia, yang menentukan harga dari kerbau. Salah satunya adalah Saleko. Kerbau atau Tedong Saleko umumnya memiliki dominan warna putih, bahkan termasuk matanya. 

"Ini saya punya bisa sampai 400 juta (rupiah)," kata pemilik kerbau berusia 8 tahun itu.

Mengintip Kerbau Mahal di Pasa' Tedong Toraja

Sementara itu, Yehezkiel, salah satu pedagang dan pemilik kerbau membenarkan hal itu. Dia juga menambahkan, harga kerbau juga tergantung dari usia kerbau.

"Yang muda, usia 2 tahun biasanya mahal. Karena masih bisa dipelihara lagi," ungkap Yehezkiel.

Hingga saat ini, Pasa' Tedong masih menjadi primadona bagi para pelancong. Bukan hanya transaksi kerbaunya, Namun juga budaya dan tradisi yang masih dilangsungkan, seperti adu kerbau.