Minggu, 03 Desember 2017 17:25 WITA

Ayo Bermain Paralayang di Bukit Maddo

Editor: Almaliki
Ayo Bermain Paralayang di Bukit Maddo

RAKYATKU.COM, BARRU — Nama Bukit Maddo selama beberapa bulan terakhir ramai menjadi perbincangan. Ya, dari atas bukit ini, pemandangan alam berupa sungai yang berkelok-kelok, sangat memanjakan mata terutama bagi yang hobi berswafoto. Namun ternyata bukit yang berada di ketinggian 200 Mdpl ini, juga menyimpan potensi wisata lain.

Sepekan kemarin, diam-diam telah dilakukan survei yang dipimpin langsung oleh penerbang paramotor dan paralayang senior, Muhammad Sujaki, yang akrab dipanggil Jaki dan dibantu oleh siswa paramotor dan paralayang, Reza dan Abang Hasfan, serta dibantu oleh aparat desa dan warga setempat, guna mengembangkan olahraga kedirgantaraan ini di Bukit Maddo.
 
“Kita sudah pelajari sifat anginnya, cukup potensial. Bahkan kami rencanakan segera akan membuka paralayang untuk umum yang akan dikelola oleh Club Paralayang Maddo (CPM) yang akan dibentuk dalam waktu dekat, ”terang Abang Hafsan, salah seorang Siswa Paramotor, Minggu (3/12/2017).
 
Abang menjelasakan elevasi bukit titik top take off di bukit, berada pada elevasi  200MDPL. Sedangakn untuk titik landing berupa hamparan sawah, berada pada elevasi 20MDPL.
 
“Yang artinya ketinggian elevasi dari take off ke landing sekitar 180 meter secara vertical. Di mana dalam melakukan survei serta penentuan lokasi, dan penentuan titik take off, dan landing, serta membaca kondisi alam sekitarnya dan arah datangnya angin, kecepatan, dan lain sebaginya, merupakan sarat-sarat layak terbang,” urai dia.
 
Untuk ke depan, kata Abang, hal itu dilakukan setelah pembenahan lokasi tempat menggelar parasut, serta pembuatan jalan menuju ke bukit, dan pembangunan beberapa pondok-pondok pendukung lainnya.
 
“Tapi sekarang sudah bisa dibuka untuk umum dengan biaya terbang tandem Rp400 ribu. Namun jika sudah diresmikan, sudah akan kami naikkan menjadi Rp450 sekali terbang,” jelas dia.