Kamis, 30 November 2017 16:57 WITA

Kota ini Dijalankan Sepenuhnya oleh Wanita, Ke Mana Para Prianya?

Editor: Suriawati
Kota ini Dijalankan Sepenuhnya oleh Wanita, Ke Mana Para Prianya?
INT

RAKYATKU.COM - Ada wilayah di Estonia dimana melihat kaum pria adalah pemandangan yang sangat langka. Itu adalah Pulau Kihnu, yang terletak di Laut Baltik.

Pulau ini hanya dihuni 400 penduduk, dan semua sendi kehidupan dijalankan oleh wanita selama berabad-abad, mulai dari membesarkan anak, bekerja di ladang, hingga menangani masalah pemerintahan.

Sebenarnya itu bukan karena para wanita Kihnu tidak percaya pada pria. Hanya saja mereka tidak punya pilihan, karena populasi laki-laki selalu meninggalkan pulau selama berbulan-bulan, untuk melaut.

"Pria selalu pergi jauh dari pulau ini. Dan itulah alasan historis mengapa wanita menjadi sangat kuat, sangat mandiri," kata Pemimpin komunitas pulau Khinu, Mare Matas.

 

Hal unik lain dari Pulau Khinu adalah adat dan tradisi masih dipelihara dengan baik oleh warga di sana. Pulau ini populer dengan turis Eropa di musim panas.

"Budaya Kihnu memang menarik karena kita masih memakai kostum tradisional seperti yang kami kenakan sehari-hari. Kami memiliki lagu rakyat kuno... Lagu pernikahan Kihnu dan tradisi pernikahan berusia lebih dari 2.000 tahun," kata Matas.

Tradisi pernikahan Khinu telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan Lisan dan Tak Berwujud.

Namun, Matas mengatakan bahwa ia khawatir jika budaya Kihnu lama kelamaan akan hilang. Terutama karena anak muda yang melanjutkan pendidikan di luar pulau, seringkali tidak kembali lagi.

"Saya khawatir setiap hari budaya unik kita bisa hilang. Ini sangat berharga jika benda-benda itu masih eksis dan bertahan di dunia modern. Ini benar-benar sebuah keajaiban," kata Matas.