Sabtu, 30 September 2017 12:00 WITA

Benteng Somba Opu, Wisata Sejarah Saksi Perjuangan Rakyat Gowa

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Benteng Somba Opu, Wisata Sejarah Saksi Perjuangan Rakyat Gowa

RAKYATKU.COM - Salah satu tempat wisata sejarah Sulawesi Selatan yang tidak boleh terlewatkan, adalah Benteng Somba Opu, bangunan tua yang menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat Kerajaan Gowa dalam menghadapi Belanda. 

Komplek wisata sejarah yang juga menjadi pusta kebudayaan suku-suku di Sulawesi Selatan ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan yang sangat bermanfaat.

Benteng Somba Opu adalah salah satu dari beberapa benteng-benteng milik Kerajaan Gowa yang pernah melindungi segenap rakyat Gowa-Tallo, dari gempuran pasukan Spellman tahun 1669. 

Benteng Somba Opu, Wisata Sejarah Saksi Perjuangan Rakyat Gowa

Sejarawan dan Budayawan berkebangsaan Inggris, Wallace mengatakan bahwa salah satu benteng yang paling sulit ditaklukkan di Nusantara adalah Benteng Somba Opu. Tidak seperti benteng pada umumnya di Eropa. Benteng Somba Opu seperti pusat pemerintahan dan perdagangan dengan berbagai bangunan Infrastruktur. Kurangnya sumber Informasi sehingga benteng ini masih menyimpan banyak rahasia mengenai keadaan dan fungsi utama nya, selain dari fungsinya sebagai pertahanan kerajaan Gowa-Tallo. 

Pada tahun 1669, benteng Somba Opu diluluhlantakan oleh VOC milik kerajaan Belanda. Kondisinya diperparah dengan hempasan ombak pasang. Pada tahun 1980 benteng ini ditemukan oleh beberapa sejarawan dan arkeolog kemudian 10 tahun kemudian diadakan pemugaran dan rekonstruksi. Pada wilayah dalam benteng terdapat sebuah meriam raksasa dengan panjang 6 meter yang diduga merupakan Meriam Anak Makassar. 

Benteng Somba Opu, Wisata Sejarah Saksi Perjuangan Rakyat Gowa

Pada kawasan Rumah Adat Benteng Somba Opu Saat ini, dibangun kawasan argowisata berupa kumpulan rumah adat dari seluruh Sulawesi Selatan. Pembangunan rumah adat ini mencerminkan bahwa jaman dahulu kala terdapat sebuah kerajaan yang menyatukan Sulawesi Selatan dalam satu bendera, sebelum akhirnya diadu domba oleh Belanda melalui bendera VOC. 

Mengunjungi Benteng Somba Opu sampir sama seperti mengunjungi seluruh daerah di Sulawesi Selatan, mengingat setiap kabupaten dan kota di Sulsel ada di sini. Pada kawasan benteng masih terdapat batu merah asli pada saat benteng ini dibangun. Di tempat ini juga terdapat kantor pengurusan miliki VOC yang masih berdiri kokoh dengan dua Meriam kecil di depan bangunan.

Benteng ini terletak di Jalan Dg Tata, Kelurahan Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong. Jarak benteng ini dari pusat Kota Makassar sekitar 15 menit. Sayangnya, tidak akses transportasi publik untuk menuju ke lokasi ini. Untuk mengaksesnya harus menggunakan jasa supir atau taksi.