Sabtu, 19 Agustus 2017 18:22 WITA

Bermain 'Ayunan Mantan' di Hutan Mangrove Mamuju

Editor: Andi Chaerul Fadli
Bermain 'Ayunan Mantan' di Hutan Mangrove Mamuju

RAKYATKU.COM, MAMUJU - Mamuju banyak menyimpan potensi alam Sulawesi Barat yang dapat dikembangkan menjadi objek wisata produktif. Salah satunya adalah wisata Hutan Bakau atau Mangrove di Kecamatan Kalukku.

Untuk bisa menikmatinya, pengelola menerapkan tarif Rp5.000 per orang. Biaya inilah yang nantinya digunakan mengelola hutan mangrove. "Artinya yang pengunjung bayar, kembali lagi kepada pengunjung," kata penanggungjawab hutan mangrove, Awan, Sabtu (19/8/2017).

Sebagai tempat beristirahat, pengelola juga menyediakan gazebo berkonsep rumah pohon. Selain itu, ada juga sarana lainnya dengan nama unik, seperti Ayunan Mantan, Sangkar Penantian, dan lainnya.

Bermain 'Ayunan Mantan' di Hutan Mangrove Mamuju

Objek wisata yang dikelola swadaya oleh masyarakat ini masuk dalam kategori ekowisata. Kawasan ini menyajikan suasana hutan bakau hijau dengan kesejukannya.

Objek wisata baru ini juga menawarkan sensasi menikmati kuliner dari pondok-pondok semi-permanen warga. Pondok itu berbaris di antara pesisir laut dan hutan bakau.

"Di sini bagus, tempatnya sejuk, hemat juga dan betul-betul alami," kata pengunjung, Fitri.