Sabtu, 05 Agustus 2017 12:02 WITA

Nikmati Keindahan Pedalaman Enrekang Bersama Travel Kopi

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Nikmati Keindahan Pedalaman Enrekang Bersama Travel Kopi

RAKYATKU.COM, ENREKANG - Para Pecinta dunia kopi dan penikmat kopi tentunya sudah bosan menyeruput kopi dari kafe ke kafe dengan suasana yang itu-itu saja. Hal itulah yang mendasari Galeri Macca, salah satu kelompok kretifitas pemuda di Enrekang mengajak penikmat kopi dengan tawaran travel kopi. 

Oleh Naim Lapanre, ketua Galeri Macca mengatakan, dengan travel kopi, pengunjung akan diajak langsung menyusuri pedalaman Enrekang yang menjadi lokasi tumbuhnya kopi dengan citarasa yang khas.

Dalam travel tersebut, dua kampung kopi yakni Angin-angin di Buntu Batu dan Nating di Bungin jadi tujuan. Selain letaknya yang berada di pedalaman dengan keindahan alamnya. Kopi di dua kampung yang berada di daerah ketinggian ini juga dikenal tanpa ada sentuhan pestisida. Serta di olah dan di sangrai secara tradisional oleh masyarakat.

"Bagi yang telah mendaftarkan diri ikut travel kopi, mereka terlebih dulu harus merasakan perjalanan seru ke pedalaman Enrekang. Pemandangan alamnya menjadi pengobat letih 4 jam perjalanan dengan roda dua," kata Naim, Sabtu (5/8/2017).

"Dan inti travel, kita akan mengajak langsung jalan-jalan ke kebun kopi. Petik langsung dan juga di beri kesempatan mensangrai biji yang telah kering ala tradisional," tambahnya.

Awisman salah satu penikmat kopi dari Surabaya yang ikut daftar dalam travel kopi, mengaku dengan panorama alam Enrekang selama perjalanan. Selain suhu sejuk pegunungan, keramahan penduduk yang dilaluinya juga berkesan bagi dirinya. 

Ditambah lagi pengalaman menyeruput nikmatnya kopi Enrekang jenis Arabika Kalosi, langsung dari asalnya dan diracik Barista Enrekang berlisensi, menjadikan rasa kopi serasa membuat tak ingin kembali ke kota.

"Ini pengalaman luar biasa, panorama indah dan suhu yang sejuk benar-benar sangat pas menyeruput kopi Enrekang langsung dari asalnya. Nikmatnya luar biasa, apa lagi bisa turut serta memanen dan mengsangrai kopi dengan alat masak tradisional. Bukan hanya sekarang, saya akan usahakan tuk sempatkan kesini," ungkap Awisman.

Nating dan Angin-angin, oleh penikmat kopi di Enrekang diyakini masih menjaga pertumbuhan kopi mereka tanpa pemupukan bahan pestisida. Bahkan, disana ada jenis kopi Arabika typica yang langka, berusia tua dan spesies ini di Indonesia hanya ada disini.