Sabtu, 06 Mei 2017 09:37 WITA

Bernostalgia di 100 Tahun Pasar Butung

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Bernostalgia di 100 Tahun Pasar Butung
Pasar Butung di Tahun 1917 (foto: Blog Indonesia Tempo Doeloe).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Passer Boeteng adalah sebutan pertama Pasar Butung kini. Dibuat oleh Belanda pada zaman kolonial, 100 tahun lalu. Tepatnya tahun 1917. Di usianya yang sudah seabad, Pasar Butung tetap eksis sebagai nadi perekonomian.

Pasar yang terletak di Jalan Wajo ini pun menjadi saksi bisu pesatnya perkembangan Kota Makassar. 100 tahun usia Pasar Butung pun menjadi spesial.

Karena akan dirayakan dengan meriah. Dikemas dengan tema nostalgia. Festival Tempo Doeloe Passer Boetoeng namanya. 

Festival tersebut terbuka secara umum dan gratis bagi seluruh masyarakat Makassar. Ada festival kuliner dan pakaian, pasar murah, pameran foto sejarah Pasar Butung, donasi, pertemuan komunitas, dzikir akbar hingga panggung hiburan.

Bernostalgia di 100 Tahun Pasar ButungFestival ini digelar Sabtu hingga Minggu (6-7/5/2017). Sebagai bintang tamu pada panggung hiburan, panitia pelaksana menghadirkan artis ibu kota Duo Serigala dan Anna Zanet. 

Panitia Pelaksana kegiatan, Adnan mengatakan pembukaan kegiatan Festival ini bakal dimulai pada pukul 10 pagi ini dan dihadiri sejumlah pejabat kepala SKPD  pemerintah kota Makassar.

"Duo Serigala tampil terakhir kira-kira menurut rundown jam 10 malam," jelasnya.

Bernostalgia di 100 Tahun Pasar Butung(Pasar Butung saat ini)