06 May 2017 05:30 WITA

Mengubek-ubek Isi Pasar Bolu di Toraja

Editor: Almaliki
Mengubek-ubek Isi Pasar Bolu di Toraja
Pasar Bolu

RAKYATKU.COM, TORAJA - Di Sulawesi Selatan, siapa yang tidak kenal dengan Toraja? Kabupaten yang penuh dengan keindahan ini, mulai dari pemandangan, adat, dan budaya ini patut menjadi salah satu corong untuk berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Namun selain itu, Anda patut mengenal Pasar Bolu. Pasar ini biasanya saat pagi sudah disesaki wisatawan domestik maupun mancanegara. Di sini, pedagang-pedagang tua dan muda kadang melempar senyumnya dengan ramah. Mereka berjualan banyak hasil bumi, seperti kopi dan cabai katokkon.

Apa? Anda belum tahu cabai katokkon? Kuberitahu, katokkon sendiri adalah cabai merah kecil sebesar ibu jari. Tetapi rasanya, bisa memerahkan muka bersama telinga. Risiko untuk memakannya.

Jika Anda berniat membeli cabai, sangat jarang dibeli satuan resmi yang bersifat matematis. Alasannya, pedagang membawa timbangan barang tetapi jarang digunakan. Mereka, para pedagang, menghitung satuannya sendiri dengan sebutan katti. Rp20 ribu per katti. Katti adalah wadah mirip gelas, katti biasanya merupakan kemasan sabun cuci yang sudah tidak terpakai.

Lebih dari itu, di Toraja, masyarakat di Toraja banyak mengonsumsi daging kerbau ataupun daging babi. Jadi jangan heran, dua daging itu banyak terjaja.

Sementara di bagian luar pasar, ada pedagang kopi, sirih, dan juga minuman arak khas Toraja yaitu ballo. Ballo tidak dijual per liter, melainkan per gayung kecil. Maka kitarilah terus, Anda akan menemukan transaksi barter antara pengunjung dan pedagang dalam hal apa saja.

Di dalam Pasar Bolu juga, Anda akan melihat babi dan kerbau seharga puluhan hingga ratusan juta digelar. Sementara kerbau-kerbau atau tedong bonga dikumpulkan dan dijual di sebuah tanah lapang.

Harga tedong punya standar sendiri yakni Rp50 juta ke bawah dan di bawah Rp100 juta. Tergantung belangnya. Sementara babi, paling mahal dihargai Rp10 juta tergantung besarnya.

Menariknya, tedong bisa dimandikan setiap hari. Mirip manusia, dia disabuni dengan pencuci rambut yang kerap digunakan untuk manusia. Lebih dari itu, masih sangat banyak yang bisa Anda temukan jika di Toraja apalagi di Pasar bolu. Sederhananya, apakah Anda Tertarik ke sini?