23 April 2017 06:00 WITA

Menyusuri Jejak Bendi di Pantai Seruni Bantaeng

Editor: Andi Chaerul Fadli
Menyusuri Jejak Bendi di Pantai Seruni Bantaeng

RAKYATKU.COM, BANTAENG - Bendi masih bisa ditemukan di Pantai Seruni, Kabupaten Bantaeng. Transportasi tradisional yang mengandalkan kuda sebagai mesin ini masih terjaga dengan hiasan umbul-umbul, bola-bola kecil, dan bunga-bunganya.

Cukup membayar Rp10 ribu, warga dapat berkeliling mengitari Pantai Seruni Bantaeng dengan bendi. Dan yang menarik lagi, di bendi ini ada tempat sampah yang telah disediakan oleh pemiliknya. 

"Tempat sampah ini inisiatif saya agar yang menaiki bendi jika lagi makan atau minum agar dibuang ditempat sampah dan bukan dijalan," ungkap pemilik sekaligus kusir, Sadera Allu (64 tahun), Sabtu (22/4/2017).

Bahkan berkat ide sang kusir ini, hingga Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah penasaran dan mencari tahu.

"Sekitar tahun 2010, saya dicari sama Pak Bupati (Nurdin Abdullah), dan dipanggil ke Rumah Jabatannya (Rujab). Di situ bendi saya dihias sama Pak Bupati," ungkapnya.

Katanya, bahwa Pak Bupati juga yang menyarankan untuk mencari penumpang disekitar Pantai Seruni.

Jadi tiap hari, Bendi milik Pak Sadera Allu ini biasa di Pantai Seruni dari sore hingga malam hari. Sementara dipagi hari, bendi ini ada dijalan luar seperti di Pasar Sentral Bantaeng.

Tags
Weekend