Rabu, 11 Mei 2016 20:47 WITA

Parkiran di Kete Kesu Semrawut, Pengunjung Mengeluh

Penulis: Hersan Pasung
Editor: Jumardin Akas
Parkiran di Kete Kesu Semrawut, Pengunjung Mengeluh

RAKYATKU.COM, RANTEPAO - Sejumlah pengunjung objek wisata di Kete Kesu Toraja Utara mengeluhkan parkir kendaraan yang tidak teratur. 

Sebab, Rumah Tongkonan yang menjadi objek di tempat ini tak bisa dinikmati dengan baik lantaran banyaknya kendaraan yang terparkir di depan Tongkonan.

Para pengunjung yang ingin mengabadikan foto dengan latar belakang Rumah Tokongkonan pun meminta pemerintah menata tempat parkir di daerah wisata tersebut. 

Ardiansah salah seorang pengunjung mengaku agak terganggu untuk mengabadikan foto di tempat itu lantarna banyaknya kendaraan.

“Gak bisa mengambil gambar bagus, banyak kendaraan yang menghalangi pemandangan,” ungkap Ardiansyah. 

"Seharusnya kendaraan tidak boleh diparkir dalam lokasi tersebut." 

Salah seorang pemerhati Budaya yang merupakan keluarga besar Kete Kesu’ Yusuf Sarungallo memahami kekecewaan para pengunjung tersebut. 

“Saya pun akan sangat kecewa jika mengunjungi suatu lokasi dengan harapan akan menikmati suasananya tetapi terganggu. Saya sangat memaklumi kekecewaan yang dialami para pengunjung di Kete Kesu. Apa lagi dengan suasana kendaraan bermotor di setiap sudut," katanya.

Menurutnya, di Kete Kesu telah ada aturan untuk tak membawa kendaraan bermotor ke dalam objek. "Ada parkiran kita siapkan di luar. Kecuali jika ada pengunjung karena alasan tertentu seperti lansia, atau kondisi fisik tidak memungkinkan, sehingga kita izinkan untuk mengantar tamu ke dalam obyek," katanya.

"Seharusnya hal ini tidak terjadi jika petugas di Pos Pintu masuk tidak memberikan toleransi berlebihan. Tapi ini koreksi yang sangat baik, terima kasih semuanya,“ ungkap Yusuf.

Sementara itu Pengelola Objek Wisata Kete Kesu Kudu Sarungallo mengharapkan adanya perhatian pemerintah untuk mengatasi persoalan parkir di tempat ini.

"Setiap tahun pengunjung meningkat terus, sehingga petugas parkir kewalahan dalam mengatur dan mencari lokasi parkir kendaraan yang sesak,” keluhnya. Kudu berharap agar pemerintah bisa memberikan solusi untuk parkiran di lokasi wisata ini.

Loading...
Loading...

Berita Terkait