06 January 2017 09:35 WITA

Kunjungan Turis Tiongkok Turun, Jumlah Wisman di Makassar Anjlok

Editor: Andi Chaerul Fadli
Kunjungan Turis Tiongkok Turun, Jumlah Wisman di Makassar Anjlok
Turis

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) melalui pintu masuk Makassar turun 12,74 persen pada November 2016 dibandingkan sebulan sebelumnya. Jumlah Wisman pada Oktober 2016 sebanyak 2.591 kunjungan, sedangkan pada November 2016 hanya 2.261 kunjungan. 

"Malaysia, Tiongkok, India, Singapura, dan Jerman merupakan lima negara dengan jumlah Wisman terbesar yang berkunjung ke Indonesia. Tapi Tiongkok mengalami penurunan drastis," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursyam Salam, Jumat (6/1/2017).

Tak heran jika turunnya jumlah kunjungan pelancong asal Tiongkok ikut memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara secara keseluruhan. Di pintu masuk Makassar, turis asal Negeri Tirai Bambu itu hanya membukukan 440 kunjungan pada November lalu, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencapai 1.077 kunjungan.

Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar, Muhammad Roem menjelaskan, turunnya jumlah wisatawan asal Tiongkok dipengaruhi berakhirnya program promosi wisata. 

"Oktober itu, ada program yang transit Wisman Tiongkok sebelum mereka ke Bali. Ini merupakan kerjasama Sriwijaya dengan travel agent China dan difasilitasi oleh pemerintah," jelasnya. 

Selain turis Tiongkok, jumlah kunjungan wisatawan Amerika Serikat (AS) juga menurun menjadi 34 kunjungan. Begitu pula dengan Belanda, Jerman, dan Prancis yang masing-masing turun menjadi 15, 35, dan 25 kunjungan pada November 2016.

Jumlah wisman dari lima negara tersebut berjumlah 1.843 kunjungan atau sekitar 81,51 persen dari total wisman yang masuk melalui pintu masuk Makassar. 

Roem mengatakan, kunjungan Wiswan ke Makassar memang memiliki trennya tersendiri. Dimana peningkatan akan terjadi di Maret, April, Mei, Agustus, September, dan Oktober. "Sedangkan November, Desember, Januari, Februari, Juni, dan Juli merupakan bulan-bulan yang sepi Wisman," tambahnya.

Meski demikian, jumlah wisatawan asal Malaysia malah meningkat dari 592 di Oktober menjadi 1.123 kunjungan di November tahun lalu. Juga Wisman asal India yang meningkat dari 3 kunjungan menjadi 203 kunjungan.