31 December 2016 12:52 WITA

4.000 Karyawan Hotel dan Restoran Akan Disertifikasi LSP

Editor: Almaliki
4.000 Karyawan Hotel dan Restoran Akan Disertifikasi LSP

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Pariwisata Anging Mammiri, salah satu LSP lokal Makassar, berjanji bakal menggenjot jumlah tenaga kerja di bidang pariwisata yang tersertifikasi, utamanya di Sulsel. 

Direktur LSP Pariwisata Angingmammi, Farid Said mengatakan tahun 2017 mendatang, LSP yang dipimpinya ini menargetkan untuk menyertifikasi 4.000 orang tenaga kerja. "Tahun depan kita targetnya 4.000. Apalagi kita sudah dapat kuota 2.000 dari Kementerian Pariwisata, dan 2.000 dari BNSP," katanya. 

Tahun 2017, LSP Anging Mammiri akan melakukan Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) di DKI Jakarta, Lombok, Bali, Palembang, Papua dan Ambon dengan mengutamakan kualitas PSKK.

“Khusus PSKK Sulsel, pihaknya akan masuk ke tujuh destinasi utama di Sulsel di antaranya Makassar, Toraja, Selayar, Bantaeng, Parepare, Sengkang dan Bulukumba,” ucap akademisi Politeknik Pariwisata (Polipar) Makassar ini.

Akademisi Pariwisata Makassar ini menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan atandar akupasi atau kurikulum Asean, dan tahun depan akan membuat akupasi hotel marketing dan accounting. “Kementerian telah menganggarkan tahun 2017 untuk sertifikasi kompetensi 65 orang. Naik 100 persen dari tahun 2016,” ujarnya

Pihak Kementerian hingga akhir tahun ini telah menyertifikasi 35 ribu tenaga kerja pariwisata. Biaya kegiatan tersebut untuk setiap karyawan adalah Rp1 juta.

“Jadi jumlah total keseluruhan mencapai Rp35 miliar untuk sepanjang 2016. Para karyawan ini memang sengaja dinaikkan tingkat kualitasnya, agar bisa bersaing dalam era global. Khususnya menghadapi MEA,” katanya.

Tenaga kerja pariwisata yang masuk dalam daftar sertifikasi itu di antaranya tenaga hotel, restoran, pemandu perjalanan wisata, pelaku spa, jasa boga, tour leader, pemandu ekowisata, MICE, pemandu arung jeram, pemandu selam, pemandu museum, dan pemandu outbond.