Kamis, 11 Agustus 2016 16:07 WITA

Opera House Sydney Akan Direnovasi dengan Anggaran Rp 2 T

Editor: Suriawati
Opera House Sydney Akan Direnovasi dengan Anggaran Rp 2 T
Sydney Opera House

RAKYATKU.COM - Australia berencana melakukan renovasi pada Sydney Opera House. Dalam sebuah pengumuman pada hari Kamis (11/08) pemerintah mengumumkan renovasi terbesar sejak dibuka pada tahun 1973, dengan anggaran lebih dari AUS $ 200.000.000 (Rp2 triliun).

Sydney Opera House yang dicatat sebagai situs warisan dunia UNESCO menarik lebih dari 8 juta pengunjung setahun, dan memasukkan AUS $ 775 juta (Rp7 triliun) ke kas negara bagian New South Wales, menurut Deloitte Access Economics pada 2013.

baca juga: Thailand Akan Siapkan Pelacak Ponsel Wisatawan

Renovasi akan dimulai tahun depan dan dicanangkan selesai pada tahun 2020. Renovasi ini akan fokus pada peningkatan akustik dan aksesibilitas, dan mengkonversi kantor yang tidak terpakai menjadi Creative Learning Centre.

"The Opera House Sydney adalah simbol dari Australia modern," kata Troy Grant, wakil perdana menteri dari New South Wales. "Ini adalah tanggung jawab kita sebagai penjaga tempat luar biasa ini untuk mempertahankan dan memperbaharuinya untuk semua warga Australia."

Opera House Sydney Akan Direnovasi dengan Anggaran Rp 2 TMeski mendatangkan banyak pengungjung, Sydney Opera House memiliki kekurangan di bidang akustik.

Loading...

baca juga: HUT RI, Nikmati Public Area Hotel Rinra Tanpa Minimal Order

Dalam sebuah survei 2011 dari pemain, penonton dan kritikus, majalah musik Australia Limelight menilai Opera Theatre memiliki akustik terburuk di antara 20 tempat utama dunia.

Tapi renovasi harus mengubah semua itu, kata Managing Director Sydney Symphony Orchestra, Rory Jeffes.

"Untuk pertama kalinya Concert Hall akan memberikan ambisi sebenarnya dari pencipta aslinya," katanya dalam sebuah pernyataan. "Orang-orang akan dapat menikmati orkestra besar dunia di salah satu akustik terbesar di dunia."

Loading...
Loading...