Senin, 30 September 2019 16:18 WITA

Davinci Gourmet Gelar Cocktail Workshop Bersama Kiki Moka di Makassar

Editor: Adil Patawai Anar
Davinci Gourmet Gelar Cocktail Workshop Bersama Kiki Moka di Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Kerry, sebagai perusahaan produsen syrup terkenal Davinci Gourmet menggelar Cocktail Workshop dan Bar Take Over di Barcode, Jalan Amanagappa, Senin (30/9/2019).

Warshop yang diikuti 80 peserta ini dibawakan langsung seorang bartender sekaligus mixologyst terkenal, Kiki Moka. Kiki Moka mengatakan, Kota Makassar berpotensi jadi destinasi cocktail. Mengingat, pertumbuhan industri Bar Restaurant Cafe sudah sangat pesat.

"Namun kekurangan kita disini adalah SDM kita belum mampu menjawab tantangan dunia cocktail saat ini," kata Kiki dalam jumpa persnnya.

Untuk itu, pria kelahiran Makassar ini antusias dengan adanya pelatihan untuk bartender-bartender Makassar. Menurutnya, kelemahan bartender lokal saat ini dalam meramu minuman adalah kekurangan kreatifitas.

"Bartender kita biasanya yang penting jadinya keras. Padahal trend memabukan bukan jamannya lagi. Era milenial lebih menampilkan tampilan dan rasa berbeda, sehingga bisa ditunjukkan di media sosial," jelasnya.

Davinci Gourmet Gelar Cocktail Workshop Bersama Kiki Moka di Makassar

Sementara Nasional Sales Manager Kerry, Nancy Wangsa mengatakan, produk Davinci merupakan produk syrup unggulan yang sudah diakui di dunia internasional. Menurutnya, tak ada artinya seorang bartander memiliki kualitas tanpa didukung produk yang berkualitas.

"Davinci merupakan produk legenda yang halal. Kandungan manis kami terbuat dari tebu. Bukan campuran kimiawi. Mungkin produk kami satu-satunya yang semua kandungannya ditaruh di label," jelasnya.

Dia meyakini, lewat DaVinci Gourmet, barista dan mixologist bisa menawarkan minuman unggulan untuk memukau para pengunjung. DaVinci Gourmet bakal terus berinovasi dan berkembang di industri minuman. 

"Kami menggunakan kerajinan, sains, dan seni untuk memberdayakan pembuat minuman untuk membuat karya mereka sendiri," pungkasnya. 

Loading...
Loading...

Berita Terkait