Minggu, 26 Mei 2019 15:20 WITA

Ada Jasa Edit Foto Liburan Palsu, Bisa Lebih Keren di Media Sosial

Editor: Nur Hidayat Said
Ada Jasa Edit Foto Liburan Palsu, Bisa Lebih Keren di Media Sosial
Foto: Fave A Vacation.

RAKYATKU.COM - Berkat teknologi, mudah bagi seseorang menggunakan aplikasi edit foto dan membuat foto liburan palsu demi dipajang di media sosial.

Hal ini biasanya dilakukan oleh para influencer dan travel blogger yang ingin menarik atensi pengikut mereka. Nyatanya, ada beberapa influencer yang sudah tersandung kasus foto liburan palsu.

Meski begitu, bukannya berkurang, fenomena mengunggah foto liburan palsu malah akan makin menjadi.

Dilansir Mirror, sebuah situs bernama Fake a Vacation mengaku mereka menyediakan jasa edit foto liburan palsu.

Cukup dengan membayar 38 hingga 70 poundsterling (Rp694 ribu hingga Rp1,2 juta) seseorang dapat mendapatkan foto liburan di depan spot terkenal berbagai negara.

"Kami akan mengurus segalanya dari menyediakan foto hingga mengedukasi Anda tentang destinasi wisata tersebut," ujar situs Fake A Vacation.

Meski kelihatannya berlebihan, diketahui 56 persen dari kaum milenial rupanya gemar memasang foto liburan palsu yang sudah diedit dengan berbagai aplikasi.

Menurut pakar sosial media Sara Tasker, hal ini dikarenakan ada orang-orang yang tidak bisa mendapat foto liburan dan tidak punya uang untuk bepergian.

Sebagai gantinya, mereka pun beralih pada aplikasi atau jasa edit foto liburan palsu agar tetap bisa terlihat sedang liburan.

"Tekanan pada anak muda untuk mengunggah foto glamor di media sosial telah meningkatkan jumlah pengguna situs kami," kata Tom Eda dari Fake A Vacation.

"Mereka memalsukannya karena liburan asli terlalu mahal, atau kadang mereka melakukannya untuk membuat orang lain iri," tambah Tom Eda.

Selain Fake A Vacation, diketahui situs serupa bernama Krome Photos pun siap menawarkan jasa edit foto liburan dan membuat seseorang memperoleh ribuan pengikut di Instagram.

Loading...
Loading...

Berita Terkait