Rabu, 22 Mei 2019 10:21 WITA

Jepang Himbau Wisatawan untuk Berhenti Menulis di Bukit Pasir

Editor: Suriawati
Jepang Himbau Wisatawan untuk Berhenti Menulis di Bukit Pasir
Getty Images

RAKYATKU.COM - Pihak berwenang Jepang telah menghimbau para wisatawan untuk berhenti merusak bukit pasir mereka untuk foto-foto Instagram.

Bukit pasir setinggi 50 kaki di prefektur Tottori merupakan bagian dari Taman Nasional Saninkaigan. Itu telah menjadi daya tarik wisata unik di Jepang, dan banyak orang asing suka menulis menulis pesan di situ.

Pada bulan Januari, pasangan asing dipaksa untuk membersihkan pesan yang bertuliskan 'Happy Birthday Natalie' dengan huruf setinggi 16 kaki di salah satu bukit pasir tertinggi.

Pesan lain ditemukan pada bulan April bertuliskan 'SEBASTiAN' dengan gambar wajah di sebelahnya.

Mengotori bukit pasir telah dilarang sepuluh tahun yang lalu. Larangan itu termasuk menuli, membuang sampah sembarangan dan memicu kembang api.

Tapi para pejabat percaya bahwa wisatawan asing tidak mengetahui aturan tersebut. Jadi mereka mengumumkan rencana untuk memasang lebih banyak tanda dalam bahasa asing untuk memperingatkan pengunjung agar tidak menulis di pasir.

Loading...

Rambu-rambu akan dalam bahasa Inggris, Korea dan China dan diposting di lima pintu masuk taman.

Sekitar dua juta orang diperkirakan mengunjungi bukit pasir setiap tahun, dan sekitar 50 persen berasal dari luar negeri.

Bukit Pasir Tottori diciptakan oleh lumpur yang disapu dari gunung-gunung terdekat ke laut dan kemudian dibawa ke darat oleh arus.

Mereka telah ada selama lebih dari 100.000 tahun tetapi telah menyusut berkat program reboisasi pemerintah yang memperlambat erosi di gunung.

Tags
Loading...
Loading...