Kamis, 21 Juli 2016 18:40 WITA

SYL Bakal Jadikan Hutan Bambu Maros Objek Wisata Dunia

Editor: Adil Patawai Anar
SYL Bakal Jadikan Hutan Bambu Maros Objek Wisata Dunia

RAKYATKU.COM, MAROS - Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta, Hutan Bambu Maros untuk dikelola dengan maksimal sehingga menjadi objek wisata dunia. Hal ini disampaikan Syahrul saat mengunjungi Desa Allaere, Kecamatan Tanralili, Maros, Kamis (21/7/2016).

"Dipikiran saya, kita akan membuat wisata kebun bambu yang didalamnya kita punya rumah yang dibangun dengan bambu, kita bisa menikmati suasa hutan bambu sambil menikmati masakan khas," ujar Syahrul.

Menurut Syahrul, Hutan Bambu di wilayah Maros memiliki potensi besar, karena aksesnya yang dekat dan wilayahnya sangat strategis.

"Bayangkan ketika ada wisata bambu disini (Tanralili), rumah bambunya pinggir sungai, tambah lagi jika ada kereta gantung, itu kan sudah bisa masuk satu paket dengan Bantimurung," bebernya.

Selain menjadi objek wisata, Syahrul juga berharap hutan bambu ini bisa menjadi sentra pengolaan bambu di Indonesia.

"Selain menjadi wisata hutan bambu, kita juga berharap ini bisa menjadi pusat pengolaan bambu di Indonesia, kita buat agroindustri bambu. Dan akan menjadi sentra di Indonesia tentunya," tutup Syahrul.

Sementara itu, Bupati Maros, HM Hatta Rahman menyambut baik masukan Pak Gubernur.

"Tentu kita menyambut baik komitmen Pak Gubernur, menjadikan hutan bambu sebagai objek wisata tentu akan berdampak positif bagi kita, terutama masyarakat sekitar sini," ujar Hatta.

Lebih lanjut Hatta mengatakan, ia beserta jajarannya akan bersiap-siap menyambut program-program dari pemprov.

Diketahui, potensi tanaman bambu di kabupaten Maros tersebar dibeberapa kecamatan antara lain, Tanralili, Tompobulu, Simbang dan Bantimurung dengan perkiraan seluas 1.000-2.000 Ha.