Rabu, 26 Desember 2018 14:06 WITA

Menuju 2019, Keluarga BAAM Nikmati Pengujung Tahun di Puncak Tinambung

Editor: Nur Hidayat Said
Menuju 2019, Keluarga BAAM Nikmati Pengujung Tahun di Puncak Tinambung
Suasana kemah bersama Barisan Alumni Ambalan Mujahid (BAAM) di Puncak Tinambung, Kabuaten Gowa.

RAKYATKU.COM, GOWA - Tinggal menghitung hari tahun berganti. Keluarga besar Barisan Alumni Ambalan Mujahid (BAAM) memanfaatkan momen ini dengan menggelar kemah bersama di Puncak Tinambung, Kabupaten Gowa, pada akhir pekan kemarin, 22-23 Desember 2018.

Kemah bersama ini merupakan event tahunan. Mempererat silarurahmi yang terjalin sudah hampir tiga dekade, terhitung dari angkatan pertama Ambalan Mujahid, gerakan pramuka yang eksis sejak 1990 dan berpangkalan di MAN 2 Model Makassar (sekarang MAN 2 Makassar).

"Setiap tahun kita sempatkan kumpul bersama. Kemah bersama setiap Desember sekaligus memanfaatkan secara positif momen akhir pergantian tahun. Alumni yang jauh pun sempatkan waktu untuk kembali ke barisan. Mengenang cerita lama dan membagi semangat kepada adik-adik menatap masa depan," papar Ahmad Syawqi, salah seorang pendiri Ambalan Mujahid yang akrab disapa Kak Uki dalam rilis kepada Rakyatku.com.

Pada kemah bersama BAAM kali ini, peserta berjumlah 30-an orang. Alumni dan keluarga alumni (anak dan istri) dibawa serta. Masa-masa seru dahulu sewaktu aktif di kepanduan kembali bersemi.

Berbabagi latar belakang melebur jadi satu, dari akademisi, tentara, polisi, karyawan, pengusaha, ibu rumah tangga, hingga mahasiswa. Tanpa sekat, mempererat keakraban di perkemahan. Asal domisili peserta kemah juga macam-macam, dari Makassar, Jakarta, Gowa, Toraja, Bulukumba, dan lain-lain.

Menuju 2019, Keluarga BAAM Nikmati Pengujung Tahun di Puncak Tinambung

"Serulah pokoknya. Ini juga bukan sekadar kemah, tapi lebih dari itu. Kita mengakrabkan tali persaudaraan yang bisa jadi kendur karena jarak, waktu serta kesibukan masing-masing. Dengan kemah, silaturahmi kembali erat," imbuh Chasbi, peserta kemah alumni yang lulus di MAN 2 Makassar tahun 1997 silam.

Barisan Alumni Ambalan Mujahid (BAAM) merupakan wadah kekeluargaan jebolan Ambalan Mujahid. Anggotanya nyaris seribu orang, tersebar hampir di seluruh Indonesia, mulai Sulawesi, Kalimantan, Jawa hingga Papua.

Ambalan Mujahid sendiri merupakan gerakan pramuka yang berdiri pada 1990 silam di MAN 2 Makassar. Hanya saja, pada usianya yang hampir tiga dekade, organisasi kepanduan yang telah banyak melahirkan generasi hebat ini sekarang redup karena belum lama ini pihak sekolah secara sepihak melakukan perubahan struktur organisasi tanpa melalui musyawarah sesuai Angaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Suasana kemah bersama Barisan Alumni Ambalan Mujahid (BAAM) di Puncak Tinambung, Kabuaten Gowa.