Selasa, 11 Desember 2018 17:34 WITA

India Naikkan Tarif Tiket Taj Mahal Agar Pengunjung Berkurang

Editor: Suriawati
India Naikkan Tarif Tiket Taj Mahal Agar Pengunjung Berkurang
Taj Mahal

RAKYATKU.COM - India menaikkan harga tiket Taj Mahal hingga 400 persen untuk mengurangi jumlah wisatawan dan mencegah kerusakan pada lantai dan dinding marmer.

Dengan peningkatan itu, penduduk setempat harus membayar 250 rupee (sekitar Rp50.000) dari sebelumnya hanya 50 ruper (sekitar Rp10.000).

Sementara itu, orang asing akan dikenakan tarif sekitar Rp250.000-an.

Langkah terbaru ini bertujuan untuk melestarikan warisan dunia UNESCO. Ini mengikuti upaya sebelumnya, di mana pengelola membatasi pengunjung hanya 40.000 sehari. 

Sebelumnya hingga 70.000 orang dapat mengunjungi situs tersebut pada akhir pekan.

"Kami ingin orang membayar lebih untuk membatasi langkah kaki," kata seorang pejabat dari Survei Arkeologi India, badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan.

"Ini akan mengurangi jumlah pengunjung paling sedikit 15-20 persen dan menghasilkan pendapatan untuk pelestariannya," kata pejabat itu.

Loading...

Para ahli mengatakan banyaknya pengunjung di Taj Mahal menyebabkan kerusakan permanen pada lantai marmer, dinding, dan pondasi bangunan.

Selain kerusakan yang ditimbulkan oleh pengunjung, para pejabat juga berjuang untuk menghentikan marmer putih berubah kuning karena peningkatan polusi.

Pada bulan Juli, Mahkamah Agung India mengancam akan menutup atau menghancurkan monumen itu atas kegagalan pihak berwenang untuk melindunginya dari degradasi.

Pengadilan meminta pihak berwenang India untuk berkonsultasi dengan para ahli internasional untuk mempercepat upaya konservasi.

Taj Mahal dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan sebagai makam untuk istri tercintanya, Mumtaz Mahal. 

Tags
Loading...
Loading...