Selasa, 20 November 2018 00:46 WITA

Akibat Bencana di Sulteng, 95 persen Wisatawan Batal Melancong ke Sulsel

Penulis: Nur Izzati
Editor: Aswad Syam
Akibat Bencana di Sulteng, 95 persen Wisatawan Batal Melancong ke Sulsel
Didi L Manaba

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gempa dan tsunami yang melanda Palu - Donggala di Sulawesi Tengah (Sulteng), rupanya berdampak negatif bagi Sulawesi Selatan (Sulsel), khususnya bagi agen perjalanan.

Pasalnya, tak lama setelah informasi bencana di Sulteng beredar, sebagian besar wisatawan yang berencana melancong di Sulsel, langsung melakukan pembatalan perjalanan.

"Karena kita kan satu pulau, jadi bukan hal yang mustahil jika banyak wisatawan banyak yang cancel. Dalam hal ini agent travel tentu yang paling merasakan dampaknya. Hampir 95 persen yang lakukan cancel. Baik dari Eropa, Malaysia dan negara lainnya," kata Ketua Asita Sulsel, Didi L Manaba, Senin (19/11/2018).

Namun, guna meyakinkan para wisatawan, Didi mengaku, pihaknya telah meminta pemkab Toraja dan Pemrov Sulsel, untuk membuat pesan tertulis, kemudian diinformasikan ke seluruh mitra, bahwa semua destinasi wisata di Sulsel aman untuk dikunjungi.

"Kerugiannya tidak bisa diperkirakan. Makanya kita minta kerjasama dengan pemerintah untuk sampaikan bahwa destinasi wisata Sulsel aman," tambahnya.

Loading...

Pria yang juga Koordinator Wilayah Asita se- Sulawesi ini meyakini, bencana atau musibah tidak pernah bisa ditebak, kapan akan terjadi atau kembali terjadi. Namun menurutnya, hal yang bisa diupayakan yakni, dengan membantu pemerintah atau stakeholder terkait dalam memulihkan destinasi wisata tersebut.

Untuk itu, kata Didi, Asita bekerjasama dengan pemerintah tengah berupaya membantu memulihkan destinasi wisata, yang mengalami kerusakan akibat bencana. Salah satunya, memberikan bantuan langsung tunai sekitar Rp200 juta.

"Ke depan kita akan gelar rakor, untuk bahas link paket wisata Sulawesi. Ini promosi kerjasama, sehingga wisatawan bisa mengunjungi destinasi wisata se Sulawesi," tutupnya.

Tags
Loading...
Loading...