Rabu, 07 November 2018 09:43 WITA

Tidur di Bandara, Enam Awak Kabin Ryanair Dipecat

Editor: Suriawati
Tidur di Bandara, Enam Awak Kabin Ryanair Dipecat
Foto: Twitter (Jim Atkinson)

RAKYATKU.COM - Enam awak kabin Ryanair dipecat setelah foto mereka tidur di lantai kantor bandara Spanyol menjadi viral.

Insiden itu terjadi pada tanggal 14 Oktober, ketika lebih dari 20 anggota awak terdampar di bandara Malaga, karena penerbangan mereka ke Porto dialihkan.

Perusahaan mengkonfirmasi pemecatan mereka pada hari Selasa (06/11/2018) dengan alasan bahwa foto mereka menyebabkan laporan media yang merusak reputasi perusahaan. Ke enam awak kabin juga dianggap melakukan pelanggaran kepercayaan yang tidak dapat diperbaiki.

"Staf diberhentikan karena pelanggaran berat," kata juru bicara Ryanair, dikutip BBC.

Foto itu pertama kali dibagikan oleh Jim Atkinson di Twitter, yang mengkritik Ryanair karena tidak menyediakan akomodasi yang memadai untuk stafnya.

Serikat Portugis SNPVAC, yang mewakili awak kabin juga melayangkan kritik terhadap maskapai penerbangan itu.

Namun Ryanair membela diri dengan mengatakan bahwa tidak ada awak yang tidur di lantai, dan bahwa mereka semua telah dipindahkan ke ruang VIP.

"Para kru menghabiskan waktu singkat di ruang awak sebelum dipindahkan ke ruang VIP, dan kembali ke Porto keesokan harinya," demikian kata perusahaan setelah gambar itu beredar.

Namun SNPVAC tidak setuju dengan penjelasan Ryanair. Mereka mengatakan bahwa sebenarnya "para kru ditempatkan di sebuah ruangan antara pukul 01:30 hingga 06:00 tanpa fasilitas istirahat minimum."

Namun SNPVAC menegaskan bahwa staf memang dipindahkan ke ruang VIP, tapi pada pukul 06:00 pagi.