Senin, 15 Oktober 2018 16:11 WITA

Trio PR Pesonna Hotel 3 Kota, Perkenalkan Konsep Halal di Rakyatku

Editor: Aswad Syam
Trio PR Pesonna Hotel 3 Kota, Perkenalkan Konsep Halal di Rakyatku
Dari kiri, Nindita Sari (Pesonna Hotel Surabaya), Reni Maharani (Pesonna Hotel Gresik), dan Astri Puspitasari (Pesonna Hotel Makassar), saat berkunjung ke Rakyatku.com, Senin (15/10/2018).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Menjual sesuatu yang berbeda, mutlak dilakukan jika ingin memenangkan persaingan. Itu dipedomani Pesonna Hotel. Sehingga, mentaktisi maraknya pertumbuhan hotel, Pesonna harus memiliki nilai keunikan.

Karenanya, hotel yang didirikan PT Pegadaian ini, menjual konsep halal. Itu diakui trio Public Relation (PR) Pesonna Hotel dari tiga daerah, saat berkunjung ke Kantor Rakyatku.com, Senin (15/10/2018). 

Tiga gadis berjilbab hijau itu masing-masing, Executive Secretary - PR Pesonna Hotel Gresik, Reni Maharani, Secretary & Marcom Coordinator Pesonna Hotel Surabaya, Nindita Sari R, dan Executive Secretary/PR Pesonna Hotel Makassar, Astri Puspitasari.

Menurut Nindi, sapaan akrab Nindita Sari, Pesonna Hotel baru tiga tahun berdiri. Sekarang sudah ada di 9 di 8 kota. Yakni, Surabaya, Gresik, Semarang, 2 di Yogyakarta, Pekalongan, Tegal, Pekanbaru, dan Makassar.

Nindi mengungkapkan, konsep halal dari Pesonna Hotel, tampak dari di kamar ada mukena, juga alquran. Meski demikian lanjut Nindi, yang diamini Reni dan Astri, bukan berarti Pesonna Hotel hanya menerima tamu muslim.

"Kita tetap terbuka untuk semua kalangan tamu," ujarnya.

Seperti kebanyakan hotel lainnya, Pesonna juga tetap menggantungkan pada MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exibithion).

Untuk makanan, juga disesuaikan dengan lidah dan kultur di mana hotel tersebut berlokasi. Misalnya, di Surabaya. Nindi bilang, menu olahan kambing jadi jualan. Karena banyak pelanggan-pelanggan dari middle east atau timur tengah.

Sementara di Gresik kata Reni, menunya banyak dari olahan bandeng. "Kalau mau pizza rasa bandeng, bisa ke Gresik," jelasnya.

Demikian pula di Makassar, menunya tetap disesuaikan dengan kuliner yang terkenal di kota ini. "Kita ada coto," pungkas Astri.