Jumat, 12 Oktober 2018 06:00 WITA

Meski Menakjubkan, Destinasi Wisata Ini Masih Sepi Turis

Editor: Adil Patawai Anar
Meski Menakjubkan, Destinasi Wisata Ini Masih Sepi Turis
Pulau Socotra.

RAKYATKU.COM - Berkat campur tangan manusia, banyak destinasi dan objek wisata yang pudar keindahannya. 

Untungnya masih ada sejumlah tempat mengesankan di dunia yang masih asli dan hampir tak tersentuh peradaban.

1. Tristan da Cunha

Dilanisr CNN Indonesia, terpencil di sebelah selatan Samudra Atlantik, kepulauan ini hanya memiliki 297 penduduk.

Pulau vulkanik yang berada 2.816 kilometer dari Afrika Selatan ini tak cuma sepi penduduk, namun juga sulit untuk dijangkau.

Untuk mencapai pulau, dibutuhkan perjalanan selama enam hari dengan menumpang perahu dari Cape Town.

Meski tak memiliki fasilitas wisata seperti hotel, restoran maupun bandara, pengunjung dapat menikmati kegiatan tradisional lain seperti berbincang dengan penduduk setempat atau mencari penguin di sepanjang 'Edinburgh of the Seven Seas'.

2. Motuo, Tibet

Sebelum jalur baru dari Bome ke Motuo dibangun pada 2013, Motuo merupakan wilayah terakhir di Tibet yang tak memiliki akses jalan permananen.

Kala itu satu-satunya akses jalan ke wilayah tersebut dihalang es dan salju di musim dingin, sehingga hanya bisa dilewati ketika musim panas dan semi.

Untuk mengunjungi Motuo, turis harus mendaki gunung selama empat hari dan melewati sejumlah desa-desa kecil.

Jalur pendakian dimulai dari Desa Pai, menyusuri Desa Lage hingga sampai ke wilayah Motuo yang berlokasi di bagian bawah Sungai Yarlung Tsangpo.

3. Ittoqqortoormiit, Greenland

Berada di pesisir timur Greenland, Ittoqqortoormiit merupakan kota paling terpencil di Greenland dengan jumlah penduduk sekitar 500 jiwa.

Sejumlah pemukiman bahkan sudah usang karena ditinggalkan penghuninya.

Tak ada bandar udara yang berlokasi di dalam kota. 

Untuk mencapainya, turis harus menumpang pesawat dari Bandara Nerlerit Inaat ke Ittoqqortoormiit Heliport yang bisa dipesan melalui Air Greenland.

4. McMurdo Station, Antartika

Berada di ujung selatan Pulau Ross, McMurdo Station merupakan satu-satunya kawasan berpenghuni di Antartika. 

Bukan oleh penduduk atau turis, area ini ramai oleh para peneliti atau tentara militer.

Untuk menjangkaunya ada pesawat militer yang siap mengantar. 

5. Pulau Kerguelen

Berada di selatan Samudra Hindia, Pulau Kerguelen jauh dari peradaban.

Untuk mencapai pulau ini, turis dapat menumpang Kapal Marion Dufresne dengan harga mulai dari 8,300 Euro (sekitar Rp145 juta) per orang. 

Setiap tahun kapal membuka empat kali perjalanan wisata dari Reunion ke Crozet, Kerguelen dan Amsterdam. Durasi perjalanannya selama 28 hari.

Di pulau ini turis dapat menyaksikan tingkah penguin dan anjing laut di lautan lepas.

6. Oymyakon, Siberia

Oymyakon disebut-sebut sebagai kawasan terdingin di dunia. Dinginnya kota bahkan dapat membekukan bulu mata hingga mematikan bagi yang tak terbiasa.

Suhu rata-rata di Oymyakon dapat mencapai minus 15 derajat Celsius. Langit di sana selalu mendung.

Biasanya turis datang kota ini melalui perjalanan darat dari Yakutsk, pusat administrasi Yakutia.

Awal Desember hingga April merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Oymyakon untuk merasakan sejatinya sensasi musim dingin.

7. Pulau Pitcairn

Pulau Pitcairn merupakan satu-satunya pulau berpenghuni di Kepulauan Pitcairn.

Pulau ini hanya dihuni oleh setidaknya 50 jiwa.

Turis tak perlu menyiapkan visa atau surat izin untuk bermalam selama kurang dari dua minggu di Kepulauan Pitcairn.

Untuk mengunjungi pulau, perjalanan dapat ditempuh dengan taksi dari Bandara Mangareva ke dermaga di Desa Rikitea. 

Dari situ setiap tiga bulan sekali kapal penumpang Claymore II akan membawa pengunjung langsung ke Pitcairn.

8. Pulau Socotra

Berkat keanekaragaman hayati yang luar biasa, Socotra telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. 

Jumlah penduduknya cukup ramai, yakni sekitar 40 ribu jiwa. Namun Pulau Socotra tak begitu ramai turis.

Bagi yang ingin datang dan bermalam ada empat hotel yang berlokasi di dalam pulau. 

Walaupun sangat sederhana, fasilitas seperti pendingin ruangan, televisi dan lemari es tersedia dalam kamar hotelnya.

9. Leh, India

Berlokasi di persimpangan rute perdagangan kuno dari Kashgar, Tiber dan Kashmir, kawasan Leh sudah mulai dilirik turis sejak dibuka sebagai salah satu destinasi wisata alam dan sejarah di India.

Meski demikian akses menuju kota hanya dapat dilalui di musim-musim tertentu, karena jalurnya lebih sering tertimbun salju.

Ketika akses jalan tertutup, satu-satu transportasi yang dapat mencapai Leh hanya dengan menumpangi pesawat kecil atau helikopter. 

Di kota ini, turis dapat berwisata mengelilingi Istana Kerajaan Ladakh atau sejumlah kuil Buddha bersejarah.

10. Gozo, Malta

Merupakan salah satu dari tiga pulau di Kepulauan Maltese, Pulau Gozo menjadi destinasi wisata yang terpencil namun cukup populer.

Turis dapat menaiki kapal feri dari Cirkewwa untuk berkunjung ke Pulau Gozo. 

Kapal Feri dijadwalkan berangkat setiap 45 menit di musim panas dan dingin dengan biaya pulang pergi sebesar 4,65 Euro (sekitar Rp81 ribu) per orang.

Di pulau ini, terdapat banyak objek wisata seperti Gereja Rotunda di Desa Xewkija, Menara M?arr ix-Xini dan Ta' Pinu Basilica.