Minggu, 02 September 2018 06:30 WITA

Jogjakarta Solo dan Semarang Jadi Wisata Religi Wisatawan Thailand

Editor: Adil Patawai Anar
Jogjakarta Solo dan Semarang Jadi Wisata Religi Wisatawan Thailand

RAKYATKU.COM - Jogjakarta - Solo - Semarang (Joglosemar) ternyata jadi destinasi yang memikat wisatawan Thailand karena ramah keluarga, murah, dan yang paling penting, punya wisata religi bernuansa Budha.

Hal ini terlihat saat Sales Mission Wonderful Indonesia Bangkok yang juga dihadiri Vice President Thailand Travel Agents Association (TTAA) Yuttachai Suntornrattavert. 

"Ini adalah perjalanan peradaban manusia di Jawa dari zaman kuno. Kejayaan kerajaan Jawa. Juga kedatangan orang-orang Asia dan Eropa ke era sekarang," tutur Wakil Ketua Tim Percepatan Sejarah, Religi, Tradisi dan Budaya Kemenpar Tendi Nuralam, dilansir CNN Indonesia, Kamis (30/8).

Pilihan perjalanan wisatanya diarahkan untuk dimulai dari Borobudur, sebuah kuil Budha Mahayana yang terdaftar di UNESCO yang dibangun selama masa dinasti Sailendra sebagai penguasa yang kuat pada abad ke-8.

Situs yang kerap memuat artikel dan foto geografi, sejarah, dan budaya terkemuka di dunia, National Geographic, menobatkan Borobudur di top 3 Iconic Adventure dunia. 

Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama sudah pernah menginjakkan kaki ke Borobudur. Begitu juga pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, aktor Richard Gere, pesepak bola David Beckham, hingga aktor Charlie Chaplin. 

"Anda bisa mempelajari tembikar Borobudur yang terkenal yang diwariskan dari generasi ke generasi di Desa Klipoh. Bisa berwisata ke Candi Mendut dan Pawon. Bisa juga berinteraksi dengan Buddhis di Jawa. Bahkan mengunjungi biara dekat Mendut serta yang ada di kota Jogjakarta," tambah Tendi. 

Jogjakarta juga punya beberapa alternatif lain. Bagi mereka yang suka heritage, bisa mampir ke Royal Palace Jogjakarta, sementara wisata belanja bisa ke Malioboro, dan yang ingin hunting wisata religius, bisa ke Vihara Buddha Prabha. 

"Di Semarang bisa melanjutkan ke Kota Lama Semararang, Watugong, dan Kuil Sam Po Kong," tambah Tendi.

Indonesia menyiapkan paket wisata 5 hari yang bisa dimasukkan ke dalam itenarary liburan masyararakat Thauland. 

Hari pertama, Jakarta - Jogjakarta. Dari bandara, mereka bisa langsung ke Royal Palace, menikmati makan siang dan kemudianberibadah di Vihara Buddha Prabha. 

"Setelah itu baru check in hotel. Paketnya sudah termasuk sarapan, makan siang dan makan malam dengan menu vegetarian," urainya. 

Hari keduanya, bisa langsung menjelajah ke Candi Mendut, Pawon dan Borobudur. Di Borobudur, wisatawan bisa ikut menikmati sunrise, sementara di Mendut, ada "Buddha Vairocana Throne", di Pawon ada Sleeping Buddha dan Buddhist Monestary. 

Hari ketiganya, Borobudur-Semarang. "Setelah check out hotel bisa membuat tembikar di Desa Klipoh. Setelah itu ke Semarang, dan langsung check in hotel," paparnya lagi. 

Dan hari keempat, langsung menjelajah Semarang. Kuil Watugong dan Sam Po Kong yang ada di sana, diyakini bisa membuat wisatawan Thailand senang. Setelahnya, di hari kelima, ada Gereja Blenduk, Kota Lama dan Taman Srigunting. 

Rayuan paket tadi langsung dikomentari Vice President Thailand Travel Agents Association (TTAA) Yuttachai Suntornrattavert. Orang kedua di semacam ASITA-nya Thailand itu menilai paket yang ditawarkan sangat pas dengan kultur wisatawan Thailand. 

Apalagi, bandara baru Jogjakarta sedang dibangun di Kulon Progo dan siap diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2019. 

"Ini akan membuat penerbangan Bangkok bisa langsung mengarah ke Jogjakarta. Kalau ini rampung, saya yakin rakyat Thailand akan makin massif ke Jogjakarta," ucap Yuttachai.