Senin, 23 Juli 2018 22:13 WITA

Festival Internasional Terunik Didunia Ada Di Togean

Penulis: M. Qadri
Editor: Muh. Taufik
Festival Internasional Terunik Didunia Ada Di Togean

RAKYATKU.COM, PALU - Salah satu cara   kemasan untuk melakukan promosi tempat wisata yang berada di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-una. Pemerintah Daerah melalui gagasan yang dikonsep oleh Lokaswara melakukan terobosan baru, dengan cara menggelar festival berskala internasional di tengah laut dan di apit oleh dua pulau.

Festival Direktur TIOF 2018, Franki Raden mengatakan bahwa festival tersebut adalah Togean International Oceanic Festival (TIOF) 2018, festival ini lebih mengedepankan pemberdayaan warga Kepulauan Togean, Suku Bajo, atraksi budaya lokal, nasional dan internasional yang akan mempersembahkan budayanya yang sebagian besar akan dilaksanakan di atas panggung laut.

"ini merupakan festival paling unik di dunia, mengapa tidak ? , panggung festival ini di konsep berada ditengah laut  yang mana penonton akan menikmati atraksi budaya juga diatas laut. Penonton akan menaiki tribun yang terbuat dari kayu hasil karya masyarakat suku bajo, yang sebelumnya sudah digambarkan strukturnya oleh tim, agar penonton tetap nyaman,"ungkap Franki Raden pada Senin (23/7/2018), saat menggelar konferensi pers.

Selain itu, Wakil Bupati Tojo Una-una Admin Lasimpala menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat dukung oleh konsep yang digagas oleh 
Franki Raden bersama tim, yang mana melakukan festival internasional pertama kali di Kepulauan Togean. Ini merupakan festival yang memiliki program sangat bagus, sehingga dukungan dalam kesuksesan festival ini juga mendapatkan respon baik dari masyarakat.

"dari data terakhir, seluruh tempat tinggal atau penginapan di Kepulauan Togean sudah full, akan tetapi pengunjung yang akan melakukan camping round di lokasi festival telah disediakan tempat yaitu di Desa Kadoda "ungkap Admin.

Menurutnya, kendala dalam mendorong kunjungan wisatawan, khususnya dari luar negeri karena bandara Mutiara SIS Aljufri Palu belum berstatus internasional. Sehingga turis mancanegara tidak bisa terbang langsung ke Palu. Dan jaringan untuk melakulan komunikasi di Kepulauan Togean sangatlah susah bahkan tidak ada, semoga daerah tersebut mendapatkan perhatian serius oleh pemerintah pusat terkait jaringan untuk melakukan komunikasi.

Tags

Berita Terkait