Rabu, 16 Mei 2018 09:24 WITA

Pisang Epe, Raja Kuliner di Anjungan Pantai Losari

Editor: Andi Chaerul Fadli
Pisang Epe, Raja Kuliner di Anjungan Pantai Losari

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Berkunjung di Anjungan Pantai Losari tak lengkap rasanya bila tidak mencicipi aneka kuliner yang tersedia di warung-warung tenda yang berjejer di sekitar anjungan.

Dari banyaknya menu yang tersedia, ada salah satu menu yang paling laris di tempat wisata yang menjadi ikon kuliner Kota Makassar, yakni pisang epe.

Pembuatannya cukup sederhana, pisang yang telah dikupas kemudian dibakar diatas bara api, kemudia dibolak-balik hingga harum dan lembek. Setelah itu, pisang diambil, kemudian ditekan hinggah pipih.

Salah satu pedagang pisang epe, Anna mengatakan, untuk membuat pisang epe, ia menggunakan pisang jenis kepok.

"Kita bakarnya pakai arang, dan digeprek menggunakan alat khusus, biasanya 3-5 menit sudah jadi," ungkapnya.

Ia menceritakan, jika sedang ramai pengunjung, ia bisa menghabiskan hingga puluhan sisir pisang kepok. "Biasanya akhir pekan (ramai)," katanya.

Pisang Epe ini memang lebih nikmat jika disantap dalam keadaan hangat. Pilihan topingnya pun cukup beragam, yakni original, durian, cokelat, keju, gula merah kelapa, cokelat keju, cokelat kelapa, cokelat durian dan coklat kacang. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp15 ribu-Rp25 ribu.

Selain pisang epe, kuliner khas Kota Makassar lain yang bisa dijumpai di sekitar Pantai Losari yakni pisang ijo, coto, sop konro, sop sodara, sarabba dan lainnya.

Berita Terkait