Jumat, 11 Mei 2018 12:25 WITA

Erupsi Merapi, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Ditutup Sementara

Editor: Al Khoriah Etiek Nugraha
Erupsi Merapi, Bandara Adisutjipto Yogyakarta Ditutup Sementara

RAKYATKU.COM - Bandara Adisutjipto Yogyakarta ditutup sementara, termasuk operasional bandara. Hal ini sebagai dampak dampak erupsi Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (11/5/2018).

"Menginformasikan update dampak erupsi Merapi di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, untuk sementara aerodrome Bandara Adisutjipto closed 11.25 sampai dengan 30 menit ke depan," jelas Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto, Liza Anindya, yang dikutip dari Kumparan.

Kedepannya, pihak bandara akan melakukan update terkait perkembangan hasil monitoring dan evaluasi. Airnav juga telah mengeluarkan Notam bahwa Bandara Adisutjipto Yogyakarata ditutup sementara.

Sebelumnya, Ketua Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sunarto menjelaskan ketinggian kolom erupsi freatik Gunung Merapi mencapai 5.500 meter. Sementara gempa yang ditimbulkan dari erupsi tersebut mencapai 5 menit.

"Sudah mereda tadi erupsi jam 7.40 WIB, ketinggian awan 5.500 meter dari puncak," jelasnya.

"Sampai saat ini tidak ada sesuatu yang membahayakan," lanjutnya.

Sunarto pun menjelaskan radius aman dari puncak merapi sekitar 7 kilometer. Diimbau agar masyarakat tetap tenang sampai menunggu imbauan lebih lanjut.

Sementara itu sepengetahuan Sunarto terpantau hujan abu sampai wilayah Pakem dan Cangkringan. "Hujan abu belum survei yang terpantau Kaliurang sampai Pakem, Cangkringan terjadi hujan abu," jelasnya.

"Saya kira kalau berlanjut bisa membahayakan penerbangan, tapi saya kira ini tidak berlanjut sehingga aman," pungkasnya.